Virtual Office Murah Jakarta

Virtual office adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan kita mengelola suatu bisnis tanpa memerlukan gedung. Adanya virtual office ini menjadi angin segar bagi pengusaha kecil menengah. Karena mereka tidak perlu mengeluarkan biaya operasional kantor secara berlebihan. Terutama di kota besar seperti Jakarta, pasti biaya membeli atau menyewa gedung tidaklah murah.
Para pengusaha juga semakin terbantu dengan adanya virtual office murah Jakarta. Karena biaya sewa yang dikenakan lebih murah dibanding biaya sewa virtual office lainnya. Anda bisa mendapatkan jasa virtual office murah Jakarta dengan mudah. Sayangnya meskipun banyak manfaat yang bisa kita dapatkan, virtual office berencana akan dilarang. Lalu apa manfaat virtual office bagi pengusaha dan bagaimana kebijakan virtual office tersebut? Silakan menyimak ulasan di bawah ini.

Virtual Office Murah Jakarta

Manfaat Virtual Office Bagi Pengusaha

Manfaat adanya virtual office yang pertama adalah efisiensi waktu. Kita bisa menghemat waktu lebih banyak dibanding dengan bekerja di kantor. Karena adanya virtual office tidak mengharuskan kita bertemu langsung di kantor,menghabiskan waktu di jalan, maupun mengalami keterlambatan. Sehingga kita bisa mengakses pekerjaan kantor tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Manfaat virtual office yang kedua yang menjadi salah satu alasan utama adalah biaya operasional yang murah. Karena kita tidak perlu menyewa sebuah gedung untuk aktivitas kantor. Terlebih sekarang sudah banyak tersedia virtual office murah Jakarta. Harga sewa jasa virtual office murah Jakarta tersebut juga bervariasi. Biaya sewa virtual office murah Jakarta sekitar 6 hingga 20 juta rupiah per tahun. Hal ini tentu berbeda jauh jika menyewa gedung sendiri yang bisa mencapai 60 juta Rupiah ke atas.

Larangan Penggunaan Virtual Office Di Jakarta?

Selain memberikan manfaat kepada sejumlah pengusaha, penggunaan virtual office ini ternyata sempat dilarang di DKI Jakarta. Keputusan ini telah dibuat oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta pada bulan November tahun 2015 lalu. Alasan pelarangan tersebut adalah untuk mencegah adanya perusahaan fiktif. Sejumlah pengusaha kecil menengah dan jasa virtual office murah Jakarta menjadi resah dengan adanya kebijakan ini. Karena pelarangan ini dianggap bisa menghambat perkembangan industri kreatif.
Namun menanggapi hal ini, sebenarnya kementerian perdagangan tidak melarang penggunaan virtual office. Hanya saja diperlukan ijin mendirikan usaha. Mengingat akan ada banyak pebisnis yang mendaftarkan usahanya di jasa virtual ofifice. Saat ini sudah terhitung puluhan ribu pengusaha yang mendaftarkan bisnisnya pada jasa virtual office murah Jakarta. Sehingga keberadaan virtual office tersebut sangat membantu pebisnis.
Adanya larangan penggunaan virtual office dari pemerintah DKI Jakarta sekarang sudah ada kepastian. Di awal tahun 2016, pemerintah DKI menyerahkan hal ini kepada regulator yaitu DEPERINDAG yang akhirnya memperbolehkan bisnis untuk berkantor di Virtual Office.